Pengikut

Total Tayangan Halaman

Translate

PCNU Kota Yogya gelar Apel HSN, Kapolresta Hadir jadi Inspektur Upacara

Kapolresta Yogyakarta memberikan amanat saat apel Hari Santri Nasional yang diselenggarakan PCNU Kota Yogyakarta.
Yogyakarta, LAZISNUYogya.or.id – Pengurus Cabanng Nahdlatul Ulama Kota Yogyakarta menggelar Apel Upacara dalam rangka memperingati Hari Satri Nasional yang diselenggarakan pada hari Minggu, 22 Oktober 2017 di halaman Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kotagede Yogyakarta.

Hari ini, bertepatan pada Hari Minggu, 22 Oktober 2017, merupakan tahun ketiga Keluarga Besar Nahdlatul Ulama serta seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Santri Nasional. Hadirnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri tanggal 22 Oktober 2015 yang bertepatan dengan tanggal 9 Muharram 1437 Hijriyah merupakan bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan. Munculnya pengakuan terhadap kiprah ulama dan santri tidak lepas dari Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadlaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar Nahdlatul Ulama, pada 22 Oktober 1945. Masa silam, di hadapan konsul-konsul Nahdlatul Ulama seluruh Jawa-Madura, bertempat di Kantor Hoofdbestuur Nahdlatoel Oelama di Jl. Boeboetan VI/2 Soerabaja, Fatwa Resolusi Jihad NU digaungkan dengan pidato Hadlaratus Syeikh yang menggetarkan seluruh jiwa dan raga yang mendengarnya hingga orang yang membacanya saat ini:

“..Berperang menolak dan melawan pendjadjah itoe fardloe ‘ain (jang haroes dikerdjakan oleh tiap-tiap orang Islam, laki-laki, perempoean, anak-anak, bersendjata ataoe tidak) bagi jang berada dalam djarak lingkaran 94 km dari tempat masoek dan kedoedoekan moesoeh. Bagi orang-orang jang berada diloear djarak lingkaran tadi, kewadjiban itoe djadi fardloe kifayah (jang tjoekoep kalaoe dikerdjakan sebagian sadja…).” begitu suara lantang Hadlaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari kala itu.

Untuk menghidmatkan suasana hari santri tahun ini, Pengurus Cabang NU Kota Yogyakarta menggandeng Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Tommy Wibisono, S.Ik. untuk menjadi Inspektur Upacara Hari Santri Nasional.

Dalam kesempatan memberikan amanat, Kapolresta Yogyakarta mengharapkan kepada seluruh santri untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya masing-masing dengan cara belajar dan menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh biar semakin leluasa berkontribusi nyata untuk Indonesia.

“Saya harap para Santri menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh agar negara kita semakin hebat kedepanya,” katanya dengan penuh semangat dan lantang.

Selain itu, dalam momentum tersebut Kapolresta Yogyakarta juga mengingatkan kepada santri agar menjauhi dan tidak terpengaruh oleh narkoba, karena narkoba hanya merusak masa depan pribadi dan masa depan bangsa ini. Jadi, katanya santri harus mengisi hari-harinya dengan kegiatan-kegiatan positif dan berkontribusi nyata untuk pembangunan bangsa dan negara Indoneisa.

“Para santri jangan terpengaruh kearah negatif, apalagi memakai narkoba, dan diharap mengisi kegiatan dengan hal positif yang membuat maju Indonesia” pungkasnya.
Suasana usai apel Hari Santri Nasional.

Selain menyampaikan amanat atasnama Kapolresta, Tommy Wibisono juga membacakan amanat dari PBNU, dalam amanat PBNU tersebut Tommy mengatakan bahwa negara kita terbingkai dalam Bhineka Tunggal Ika, jangan ada yang saling diskriminasi apalagi berdasarkan SARA. “NKRI adalah negara-bangsa, yang mengakui seluruh warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama, tanpa diskriminasi berdasarkan suku, ras, agama, dan golongan,” jelasnya.

Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manisia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM NU) Kota Yogyakarta yang juga sebagai ketua Panitia Pelaksana Hari Santri Nasional PCNU Kota Yogyakarta M. Jamil, S.H., mengucapkan syukur dan bangganya karena acara apel Hari Santri Nasional khidmad diselenggarakan. “Alhamdulillah apel Hari Santri Nasional hari ini tidak mengecewakan, semua berjalan lancar tanpa hambatan, walau persiapannya kami rasa belum maksimal, namun sangan luarbiasa ramai dan khidmah pada saat pelaksanaannya, ini merupakan kuasa dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang tak terbantahkan,” ucap M. Jamil, S.H., usai apel upacara hari santri digelar.
Ketua Panitia HSN PCNU Kota Yogyakarta M. Jamil, S.H.

Selain itu, lelaki yang juga sebagai mahasiswa Magister Kenotariatan UGM ini juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen yang turut andil mensukseskan acara apel hari santri. “Saya sebagai ketua panitia pelaksana, mengucapkan terimakasih banyak pada seluruh jajaran Panitia, pengurus PCNU Kota, Banom (Fatayat, Muslimat, Ansor Banser, IPNU-IPPNU, dan lainnya), Lembaga NU (LAKPESDAM, LP-NU, LP Ma’rif, LAZISNU, dan lainnya), pemerintah (jajaran Polsek Kotagede, Polresta Yogyakarta, Kemenag Kota, Dandim, Pejabat Kecamatan, dan lainnya), seluruh peserta baik dari unsur pesantren maupun unsur sekolah, serta seluruh elemen lainnya yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Tanpa ada kekompakan seluruh elemen yang dimaksud, mustahil acara ini terselenggara dan semeriah ini,” cetusnya.

Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua Tanfidziah PCNU Kota Yogyakarta, H. Ahmad Yubaidi, S.H., M.H., Rois Suriyah PCNU Kota Yogyakarta KH. Munir Syafa’at, beserta seluruh jajaran pengurus PCNU Kota Yogyakarta. Seluruh jajaran pengurus Lembaga dan Banom NU se-kota Yogyakarta, Jajaran Pengurus PWNU DIY, Jajaran Polsek Umbulharjo, Jajaran Polresta Yogyakarta, Jajaran Dandim Kota Yogyakarta, Jajaran Kemenag Kota Yogyakarta, PP Nurul Ummah Putri, PP Nurul Ummah Putra, PP Kotagede Hidayatul Mubtadi-ien, PP Ulul Albab Balirejo, PP Minhajul Tamyiz, PP serta SMP-SMA Ali Maksum Krapyak, PP Lukmaniyah, PP Al-Islam, PP Al-Barokah, PP M. Muslimin, PP Nurul Ummahat, MA Nurul Ummah, SMK Ma’arif Yogyakarta, SMP Ma’arif Yogyakarta, SMA Ma’arif Yogyakarta, dan seluruh elemen lainnya.

Lebih dari seribu peserta memadati halaman PP Nurul Ummah Putri, dengan berseragam peci hitam, baju putih, sarungan bagi yang putra. Jilbab hitam, baju putih dan bawahan hitam bagi yang perempuan, serta khidmad melaksanakan seluruh rangkaian acara apel Hari Santri Nasional. (Sumber)
Suasana Saat Apel Hari Santri PCNU Kota Yogyakarta.

5 Point Penting Sikap PCNU Yogyakarta tentang Penolakan Full Day School

Pernyataan Sikap Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Yogyakarta Terhadap Kebijakan 5 (Lima) Hari  Sekolah.

Sehubungan dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 23 Tahun 2017 tentang  Hari Sekolah, serta berdasarkan surat dari Pengurus Besar Nahdlatu Ulama (PBNU) Nomor : 1460/C1.34/08/2017 tentang Penolakan Permendikbud dimaksud, maka kami Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta,  dengan tanggungjawab social sebagai jam’iyah diniyah dan ijtimaiyah, bersama ini kami menyatakan sikap sebagai berikut:
Pertama, Menolak memberlakukan 5 (lima) hari sekolah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena sangat berpotensi memarginalkan pendidikan non formal yang selama ini eksis dan telah berkontribusi nyata terhadap pendidikan karakter anak didik, dan 5 (lima) hari sekolah tidak sesuai dengan keragaman dan sosilologis masyarakat Yogyakarta .
Kedua, Meminta pemerintah pusat untuk mencabut Permendikbuad nomor 23 tahun2017 yang mendasari keluarnya kebijakan 5 (lima) hari sekolah, karena bertentangan dengan UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, diantaranya pasal 13 bahwa pendidikan terdiri atas pendidikan formal, non formal dan informal yang dapat saling melengkapi dan meperkaya.
Ketiga, Meminta Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengkaji ulang dan membatalkan  pelaksanaan 5 (lima) hari sekolah di tingkat sekolah SD/MI, SMP/MTs dan SMA/Aliyah di wilayah Kota Yogyakarta .
Keempat, Meminta semua komponen bangsa, khususnya pemegang kuasa public, untuk senantiasa menjaga stabilitas bangsa dengan menjauhkan diri dengan menetapkan kebijakan yang kontroversi
Kelima, Mendorong seluruh elemen masyarakat khususnya warga Nahdliyin untuk tetap menjaga ketenangan dan ketentraman di tengah berbagai isu-isu kebangsaan dan keagamaan yang mengemukan saat ini.

Demikian  pernyataan sikap ini kami buat untuk dapat menjadikan pertimbangan bagi Walikota Yogyakarta  dan seluruh pemangku kepentingan dalam menetapkan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.


Yogyakarta, 15 Agustus 2017
Tertanda
KH. Munir Syafaat (Rais Syuriah PCNU Yogyakarta)
Dr. H. Munjahid. M.Ag. (Katib PCNU Yogyakarta)
H. Ahmad Yubaidi, SH. S.Pd. M.H. (Ketua Tanfidiyah PCNU Yogyakarta)
Abd. Su’ud (Sekretaris PCNU Yogyakarta)

LAZISNU Yogyakarta Dampingi Pembagian Zakat Pesantren Ulul Albab

Suasana saat pembagian paket bingkisan lebaran. 

Yogyakarta, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo (UAB), H Ahmad Yubaidi dan istrinya Hj. Siti Arum H membagikan 200 Paket Lebaran pada hari Ahad (18/6) di Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Paket dibagikan pada warga di sekitar pesantren dan Pengurus NU Kota Yogyakarta. H Ahmad Yubaidi, yang juga sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta, menegaskan paket ini adalah zakat pribadi dan istrinya. Untuk memastikan tepat sasaran, LAZISNU Kota Yogyakarta digandeng sebagai pendamping dan pengarah pembagian tersebut.

"Alhamdulillah hari ini 200 paket sembako dan sarung sudah tersalurkan dengan baik. Warga NU di Kota Yogyakarta itu banyak. Penataan organisasi yang sudah ditempuh optimis akan membuahkan hasil optimal, yakni warga NU Yogya yang sehat rohani, jasmani, dan ekonomi," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris PC LAZISNU Kota Yogyakarta Ahmad Subari berharap seluruh masyarakat kota Yogyakarta mau menyalurkan zakat, infaq dan shadaqahnya melalui LAZISNU Kota Yogyakarta. 

"Saya menghimbau Nahdliyin dan seluruh masyarakat kota Yogyakarta mau menyalurkan zakat melalui LAZISNU, atau cukup dalam pendampingan atau supervisi LAZISNU Kota Yogyakarta, sehingga tidak melanggar ketentuan hukum yang ada," bebernya.

Subari menegaskan, sebagai contoh Ketua PCNU Kota Yogyakarta yang saat ini zakat pribadinya disalurkan sendiri kepada pihak yang ditentukan sendiri, akan tetapi dia minta didampingi dan dilaporkan ke LAZISNU Kota Yogyakarta. Red: Mukafi Niam

Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/79004/lazisnu-yogyakarta-dampingi-pembagian-zakat-pesantren-ulul-albab-



==================================================================
INFO:

Salurkan Zakat Infak dan Shadaqah terbaik anda melalui LEMBAGA AMIL ZAKAT INFAQ DAN SHADAQAH NAHDLATUL ULAMA (LAZISNU) KOTA YOGYAKARTA, beralamat di : Lantai 2 PCNU Kota Yogyakarta, Jl. Gedong Kuning No. 24, Kota Yogyakarta, 55171 |  
Tlp. / SMS Center & Layanan Jemput Zakat, hubungi nomor : 081578436971 (Umam) | 
Twitter: @lazisnuyogya 
Instagram: @lazisnuyogya 

LAZISNU Kota Yogyakarta Beri Santunan 100 Paket Alat Tulis untuk Anak Yatim

Penyerahan Program 100 paket alat tulis dari LAZISNU Kota Yogyakarta untuk anak yatim. 
Yogyakarta, lazisnuyogya.or.id – Bulan Penuh berkah, bulan penuh ampunan, Bulan Ramadhan. Di bulan suci ramadha ini Pengurus Cabang Nahdltul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta beserta Lembaga dan banomnya gencar mengadakan agenda penguatan ummah atau jamiyah. Seperti halnya pada hari Minggu (04/06/2017), bertempat di Masjid Raudhatul Huda, Celeban, Umbulharjo, Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Ifaq dan Shadaqah (LAZISNU) Kota Yogyakarta memberikan santunan 100 paket alat tulis dan sekaligus mengadakan launching program 1000 paket lebaran untuk anak yatim dan dhuafa yang berada di Kota Yogyakarta. 

Usai pembagian Santunan 100 Paket Alat Tulis, dilanjutkan dengan pengajian sebelum buka puasa yang dipimpin oleh H. Abdul Halim, diakhiri dengan buka puasa bersama pengurus PCNU Kota Yogyakarta, Pengurus Takmir Masjid Raudhatul Huda dengan seluruh masyarakat Umbulharjo dan sekitarnya.

Ketua PC LAZISNU Yogyakarta Ahmad Subari dalam sambutannya berharap seluruh masyarakat kota Yogyakarta dapat menyalurkan Zakat, Infaq dan Shadaqahnya melalui LAZISNU Kota Yogyakarta. “Saya berharap seluruh masyarakat kota Yogya menyalurkan Zakat melalui LAZISNU. Pada kesimpatan hari ini LAZISNU Kota Yogyakarta dalam Program NU’SMART menyerahkan 100 paket alat tulis bagi anak yatim/piatu/yatim piatu. Selain itu, hari ini juga dirangkaikan dengan Launching Program Gerakan 1000 Paket Pakaian Lebaran Bagi Anak Yatim dan Dhuafa,” harapnya.

Bagi masyarakat pada umumnya, dapat menyalurkan Zakat Infak dan Shadaqah terbaik anda melalui LEMBAGA AMIL ZAKAT INFAQ DAN SHADAQAH NAHDLATUL ULAMA (LAZISNU) KOTA YOGYAKARTA. Nomor Rekening BRI Syariah atas nama LAZISNU KOTA YOGYA: Untuk Zakat : 1026904451, Untuk Infaq dan Shadaqah : 1026904327. Tlp. / SMS Center & Layanan Jemput Zakat, hubungi nomor : 081578436971 / 081578795666, Twitter: @lazisnuyogya, Email: lazisnuyogya@gmail.com,  Instagram: @lazisnuyogya, FB: fb.com/lazisnuyogya, dan Website: www.lazisnuyogya.or.id.
Penyerahan Program 100 paket alat tulis dari LAZISNU Kota Yogyakarta untuk anak yatim.

Agendakan Bulan Ramadhan, PCNU Kota Yogyakarta akan Turba Keliling PAC

Suasana saat rapat PCNU Kota Yogyakarta. 
Yogyakarta, PEWARTAnews.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta selenggarakan rapat pada 3 Mei 2017 sore, membahas agenda untuk bulan Ramadhan yang berlangsung di Pondok Pesantren Ulil Albab, Balirejo Kota Yogyakarta.

Rapat itu diikuti oleh pengurus PCNU Kota Yogyakarta, perwakilan seluruh PAC, lembaga dan banom NU yang berada di Kota Yogyakarta.

Salahsatu agenda terpenting yang digagas PCNU Kota Yogyakarta untuk bulan ramadhan adalah melakukan turba keliling diseluruh pimpinan anak cabang (PAC) yang berada di Kota Yogyakarta. Ada 14 PAC yang berada dibawah komando PCNU Kota Yogyakarta, diantanya PAC Danurejan, PAC Gedong Tengen, PAC Gondokusuman, PAC Gondomanan, PAC Jetis, PAC Kotagede, PAC Kraton, PAC Mantrijeron, PAC Mergangsan, PAC Ngampilan, PAC Pakualaman, PAC Tegalrejo, PAC Umbulharjo, dan PAC Wirobrajan. "PCNU Kota Yogyakarta dalam momentum ramadhan tahun 2017 ini akan melakukan turba keliling setiap MWC yang ada," beber Ketua Tanfidziah PCNU Kota Yogyakarta K.H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., M.H. usai rapat berlangsung.

Lebih lanjut lelaki energik yang juga sebagai Pimpinan Pondok Pesantren Ulul Albab Balirejo Kota Yogyakarta ini mengatakan bahwa warga NU di kota Yogyakarta sebenarnya banyak, namun yang disayangkan warga NU kebanyakan tidak mau atau malu mengakui ke-NU-annya, kalau semua warga warga NU mengakuinya maka NU di kota Yogyakarta akan besar dan kebih berjaya lagi. "Orang kalau tidak malu mengakui dirinya NU, maka NU kota Yogyakarta akan maju," ucapnya. Lebih jauh Ahmad Yubaidi mengatakan pengurus PCNU dan banomnya harus lebih kreatif dan sering membuat agenda serta gebrakan besar untuk membangun kesadaran warga NU untuk mengakui NU. "Kita harus bersama membangun kesadaran warga NU untuk mau mengakui ke-NU-annya," ajaknya.

Salahsatu upaya yang dilakukan untuk bangun kesadaran warga NU yakni dengan sering adakan kegiatan dan juga menanamkan pemahaman pada seluruh takmir masjid di kota Yogyakarta yang nadzirnya NU. "Dalam waktu dekat kita akan kumpulkan takmir Masjin yang nadzirnya NU. Potensi NU kota itu banyak, diantaranya Maarif dan masjid yang nadzirnya NU," ketus Ahmad Yubaidi. (PEWARTAnews)
Suasana saat berlangsungnya rapat PCNU Kota Yogyakarta. 

Sumber: pewartanews.com



==================================================================
INFO:

Salurkan Zakat Infak dan Shadaqah terbaik anda melalui LEMBAGA AMIL ZAKAT INFAQ DAN SHADAQAH NAHDLATUL ULAMA (LAZISNU) KOTA YOGYAKARTA, beralamat di : Lantai 2 PCNU Kota Yogyakarta, Jl. Gedong Kuning No. 24, Kota Yogyakarta, 55171 |  
Tlp. / SMS Center & Layanan Jemput Zakat, hubungi nomor : 081578436971 (Umam) | 
Twitter: @lazisnuyogya 
Instagram: @lazisnuyogya 


PCNU Kota Yogyakarta Gelar Pelatihan DAI NU

Suasana saat Pendidikan dan Pelatihan Dai NU.
www.lazisnuyogya.or.id   – Pengurus Cabang Nahdhatul ‘Ulama Kota Yogyakarta menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Dakwah Agama Islam Nahdhatul ‘Ulama (DAI NU) Kota Yogyakarta, pada hari Sabtu, 10 Desember 2016 di Gedung Dewan Perwakilan Daerah Repblik Indonesia (DPD RI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara Pendidikan dan Pelatihan DAI ini menghadirkan 4 pemateri, diantaranya K.H. Henri Sutopo, K.H. Muzammil, Dr. Suhada, dan H. Edi Musaffa. PCNU Kota Yogyakarta dlam kesempatan acara ini mengusung tema “Dai Progresif Menuju Visi Dakwah Rahmatan Lil'alami”

Dalam Sambutannya, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdhatul ‘Ulama Kota Yogyakarta H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., M.H. mengatakan bahwasannya Nahdhatul ‘Ulama (NU) merupakan organisasi keagamaan yang sangat mengapresiasi tradisi dan warisan khazanah intelektual islam klasik. “NU merupakan organisasi yang mengapresiasi tradisi dan warisan khazanah intelektual islam klasik,” Ucap Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta H. Ahmad Yubaidi, S.H., S.Pd., M.H. saat memberi sambutan pembukaan acara berlangsung.

Lebih lanjut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta megatakan bahwsannya, NU tidak menentang adanya gagasan tentang pembaharuan Islam, namun pembaharuan harus tetap berpijak pada tradisi, sebab sebagaimana dijelaskan diatas bahwa syari’ah dapat dimengerti dengan melalui tradisi yang telah dulu dikembangkan oleh para ulama’. “Kaidah menjaga tradisi yang baik dan mengambil inovasi-inovasi baru yang lebih baik sangat masyhur dikalangan NU dan masih banyak kaidah-kaidah lain yang menekankan kepada pembaharuan dan kontekstualisasi, bukan kepada kejumudan dan liberalisme.” Ucapnya.

Lebih jauh, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Yogyakarta berharap, “Mudahan kegiatan ini menjadi awal lahirnya dai-dai yang kreatif inovatif yang akan menguatkan Lembaga Dakwah Nahdhatul ‘Ulama (LDNU) Kota Yogyakarta.” Harapnya.





==================================================================
INFO:

Salurkan Zakat Infak dan Shadaqah terbaik anda melalui LEMBAGA AMIL ZAKAT INFAQ DAN SHADAQAH NAHDLATUL ULAMA (LAZISNU) KOTA YOGYAKARTA, beralamat di : Lantai 2 PCNU Kota Yogyakarta, Jl. Gedong Kuning No. 24, Kota Yogyakarta, 55171 |  
Tlp. / SMS Center & Layanan Jemput Zakat, hubungi nomor : 081578436971 (Umam) | 
Twitter: @lazisnuyogya 
Instagram: @lazisnuyogya 

Hubungi Kami



Salurkan Zakat Infak dan Shadaqah terbaik anda melalui:
LEMBAGA AMIL ZAKAT INFAQ DAN SHADAQAH NAHDLATUL ULAMA (LAZISNU) KOTA YOGYAKARTA 

Nomor Rekening BRI Syariah atas nama LAZISNU KOTA YOGYA:
Untuk Zakat : 1026904451

Untuk Infaq dan Shadaqah : 1026904327 


Alamat: Lantai 2 Masjid Al-Huda, Jl. Gedong Kuning No. 24, Kota Yogyakarta, 55171.

Tlp. / SMS Center & Layanan Jemput Zakat: 
hubungi nomor ini: 081328096831 (Bpk. Muftikhul Umam)
Twitter: @laziznuyogja 
Email: lazisnuyogya@gmail.com 
Web: www.lazisnuyogya.or.id.
Instagram: @lazisnuyogya |
FB: fb.com/lazisnuyogya



 
Copyright © 2015 LAZISNUYOGYA. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by www.phylopop.com